News

Tim Program Kreativitas Mahasiswa dan kewirausahaan (PKM-K) Departemen IPTP Institut Pertanian Bogor meraih medali perak pada Pimnas ke-29 tahun 2016.  Tim  yang  beranggotakan:  Rizky Maulana, Reza Adiyoga, Moch. Anugrah Dwi Saputra  dan Maulidatuz Zahroo mengajukan judul PKM-K  "Edelweis - Pemanfaatan limbah kelapa sebagai kerajinan inovatif dan fashionable berbasis eco-friendly solusi peningkatan daya saing produk lokal dalam persaingan global". PKM-K Edelweis ini dibimbing oleh Iyep Komala,S.Pt, M.Si, salah satu staf pengajar di Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (D-IPTP).

Edelweis merupakan suatu karya inovasi untuk menciptakan suatu produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual tinggi dengan memanfaatkan potensi tanaman kelapa, dengan membuat berbagai kerajinan tangan dari sabut kelapa. “Pemberian nama brand Edelweis diambil dari filosofi bunga edelweis yaitu keabadian dan keindahan. Selain memanfaatkan potensi sumberdaya lokal yang ada, kami juga ingin meningkatkan kasadaran masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri yang ramah lingkungan berkualitas. Harapannya dapat meningkatkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia dan kepedulian pelestarian lingkungan,” ujar Rizky.

Sabut dan tempurung kelapa dipilih sebagai bahan baku karena memiliki tekstur, karakteristik dan kesan unik, klasik serta bernilai seni. Tahapan produksi kerajinan tangan tersebut meliputi pengolahan sabut kelapa (pemilihan serat sabut berkulitas dan proses sterilisasi), pengolahan tempurung kelapa menjadi tambahan asesoris dan pembuatan produk jadi. Dalam proses produksinya melibatkan dan memberdayakan  masyarakat lokal sesuai keahlianya. Masyarakat  juga mendapatkan pengetahuan tentang produk sehingga, selain dapat meningkatkan perekonomiannya juga mengetahui kriteria produk berkualitas.

Selamat Kepada Tim PKM-K peraih medali perak.

 

Dua orang Dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan meraih prestasi internasional di akhir bulan Juli 2016. Kedua dosen berprestasi tersebut adalah Prof.Dr.Ir. Yuli Retnani, MSc dan Prof.Dr.Ir. Sumiati, MSc, yang  meraih prestasi The Best Oral Presentation dalam Tropical Animal Science and Production (TASP 2016) pada 26-29 Juli 2016 di Bangkok Thailand.

Tropical Animal Scence and Production dihadiri peserta dari berbagai negara diantaranya Malaysia, Thailand, Tiongkok, Netherland, Vietnam, Iran, Turki dan Jepang. Dari sekitar 150 peserta yang berpartisipasi dalam seminar ini, dua orang dosen INTP berhasil mengharumkan nama IPB dan Indonesia. Pada kesempatan ini, Departemen INTP mengirimkan empat orang dosen, yaitu Prof. Yuli Retnani, Prof. Sumiati, Prof. Nahrowi dan Dr. Asep Sudarman

Tim dosen INTP memiliki perhatian khusus pada produk lokal, baik bahan pakan maupun jenis ternak yang dikembangkan. Dalam kesempatan ini, Prof. Yuli mengetengahkan materi berjudul “By Feeding Wafer Feed Supplement Stimulates Performance of Local Calves”. Sedangkan Prof. Sumiati membawakan presentasi berjudul "Performance and Production of Functional Duck's Egg Fed" dan "Diet Containing Indigofera Zollingeriana Leaves Meal and Lemuru Fish Oil". Prof. Nahrowi memaparkan “Performance of Laying Hens on Silage Juice Addition” dan Dr. Asep Sudarman menyampaikan “Feed Additive of Betel Leaves Meal (Piper beile I)Use on Ruminants as One of Methane Mitigation Efforts”. (intp.fapet.ipb.ac.id)