News

Fakultas Peternakan (Fapet) IPB menyelenggarakan acara panen perdana ayam broiler di Closed House yang terletak di Laboratorium Lapangan Blok B Fapet IPB Pada hari Selasa tanggal 2 November 2021.  Kandang ayam broiler closed house ini merupakan kerjasama dengan PT. Charoen Phokpand Indonesia yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 29 Oktober 2021 yang lalu. Sebelum bertandang ke Lab. Lapangan, para undangan yang terdiri Rektor dan para Wakil Rektor dan para Dekan dari berbagai Fakultas yang ada di lingkungan IPB serta Dekan Fapet di periode sebelumnya, Para wakil Dekan Fapet IPB, Ketua dan Sekretaris Senat Fapet IPB, Ketua dan Sekretaris Departemen serta para Kepala Divisi di Lingkungan Fapet IPB terlebih dahulu menghadiri acara resmi yang berlangsung di halaman Fakultas Peternakan IPB.

Dekan Fakultas Peternakan IPB Dr. Ir. Idat Galih Permana, M.Sc.Agr menyampaikan indikator performa ayam broiler selama 32 hari pemeliharaan. “Melihat performa yang dilaporkan dari Tim Closed House sangat baik, dengan awal DOC masuk sebanyak 20.200 ekor, tingkat kematian kurang dari 3.44% yang relatif sangat rendah dibandingkan dengan kandang konvensional” urainya. Beliau juga menjelaskan rata-rata bobot badan  2,10 kg pada umur 32 hari dengan Feed Conversion Ratio (FCR) sebesar 1,42 (serta Index Performance (IP) sebanyak 445 (excellent).

Selanjutnya disampaikan sambutan dari Assistant Vice President PT. Charoen Pokphand Indonesia Bapak Ali Imron. Dengan antusias beliau menyampaikan apresiasinya dalam kesempatan ini “Saya dangat berbahagia karena mendengar bahwa performa dari ayam-ayam yang akan dipanen itu luar biasa, jarang-jarang di kandang Charoen Pokphand sendiri bisa mencapai angka itu” ujar pria yang juga alumni Fakultas Teknologi Pertanian IPB ini. Bapak Ali Imron juga menyampaikan bahwa closed house yang ada di Fapet IPB ini bisa menjadi sarana untuk kegiatan MBKM mahasiswa lintas program studi dan lintas PT.

Tidak hanya Ali Imron, Rektor IPB Prof. Arif Satria juga menyampaikan kebanggaannya akan performa yang dihasilkan dalam panen perdana kali ini. Selanjutnya beliau juga berharap Teaching Farm Fapet IPB terus berkembang sebagai tempat riset dan sarana MBKM untuk para mahasiswa. Acara dilanjutkan dengan mengunjungi Broiler Closed di Lab. Lapangan Blok B serta ditutup dengan ramah tamah dan santap siang dengan steak berkualitas dari Fakultas Peternakan IPB. (Femmy/Sri Suharti)

Dalam Rangka mewujudkan kemudahan sinergi kontribusi perguruan tinggi dengan komersialisasi industri untuk kemajuan bangsa Indonesia, yang sejalan dengan visi Kampus Merdeka Kemendikbud RI, Fakultas Peternakan IPB University melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) serta Nota Kesepahaman atau Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Peternakan IPB University dengan tiga perusahaan yang masing-masing berlokasi di Sukabumi, Riau, dan Kalimantan (27/10).

Bertempat di Ruang Sidang Fakultas Peternakan IPB, Penandanganan PKS dan MoA tersebut dilakukan antara Fakultas Peternakan IPB dengan PT. Sinar Harapan Farm (SHF), yang mengembangkan pembibitan Ayam IPB D1 di daerah Sukabumi (Program Kedaireka dari Prof. Dr. Ir. Cece Sumantri, M.Sc), kemudian dengan PT. Bio Cycle Indo, perusahaan yang mengembangkan Black Soldiers Fly (BSF)/Maggot di Riau dengan Program Kedaireka dari Prof. Dr. Ir. Dewi Apri Astuti, MS, dan  yang terakhir dengan PT. Buana Karya Noveltindo (BKN), sebuah perusahaan sawit yang mengembangkan Palmofeed untuk bahan baku pakan di Kalimantan dengan Program Kedaireka dari Prof. Dr. Ir. Nahrowi, M.Sc.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Peternakan IPB Dr. Ir. Idat Galih Permana, M.Sc.Agr, yang menyampaikan apresiasi kepada ketiga perusahaan yang menjalin perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman tersebut. Hadir pula tim dari PT. Sinar Harapan Farm Bapak Ali Mustofa, S.Pt, perwakilan PT. Bio Cycle Indo Bapak Budi Tanaka S.Kom, S.Kom, dan Bapak Ketut Supastika dari PT. Buana Karya Noveltindo.

Dalam sambutannya, Ali Mustofa, SPT (PT SHF) menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kepercayaan Fapet IPB untuk pengembangan pembibitan ayam IPB D1. Ayam IPB D1 merupakan inovasi unggulan karya Prof. Cece Sumantri yang menghasilkan ayam dengan tekstur daging ayam kampung tetapi pertumbuhannya cepat. Budi Tanaka, S.Kom dari PT Biocycle Indo juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas pembinaan dari Fapet IPB untuk pengembangan maggot di Indonesia. Sejak awal berdiri, atas pendampingan dari Prof. Dewi Apri Astuti, PT Biocycle memulai usaha maggot di Bogor dan sekarang sudah berkembang menjadi industri yang prospektif dan melebarkan sayap ke Riau. Selanjutnya, Bpk. Ketut Supastika (PT BKN) dalam sambutannya berharap jika penelitian ini juga bisa digunakan di bidang industri serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Produk unggulan Palmofeed merupakan bahan pakan asal sawit yang tinggi energy yang bisa menjadi alternatif jagung.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Wakil Dekan Fakultas Peternakan IPB yaitu Prof. Dr. Irma Isnafia Arief, S.Pt, M.Si (WDAK) dan Dr. Sri Suharti,S.Pt., M.Si (WDSKP) Ketua dan Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi dan tim Dosen  di lingkungan Fapet IPB (Femmy)