IPB dan PT. Antam Canangkan Pengembangan Hijauan Pakan Ternak

Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian (Dit. KSKP) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam (Persero) Tbk mencanangkan pengembangan hijauan pakan ternak, Selasa (5/1). Pencanangan yang mengambil tempat di Kebun Bukit Arroyan, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Bogor ini  diadakan dalam rangka menyongsong swasembada daging dan penguatan potensi ekonomi lokal.
 
Direktur KSKP IPB Dr. Dodik Ridho Nurrochmat, mengatakan, untuk mendukung program nasional dan menyongsong swasembada daging, IPB mebuat model-model pemanfaatan lahan non-produktif melalui penanaman hijauan pakan ternak skala kecil. Kegiatan ini dilakukan di tiga titik desa yang berada dalam wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi, diantaranya adalah Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya; Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari dan Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug.
 
“Model ini akan dikembangkan dalam skala 50 hektar yang akan diimplementasikan secara bertahap. Dalam model pengembangan ini, IPB akan mendampingi petani dalam mengembangkan hijauan pakan ternak bekerjasama dengan PT. Antam yang akan memfasilitasi akses petani terhadap permodalan melalui penyaluran dana bergulir kepada petani,” ujar Dr. Dodik.
 
Rektor IPB, Prof.Dr. Herry Suhardiyanto dalam sambutannya mengatakan, hijauan merupakan sumber bahan pakan ternak yang utama dan sangat besar peranannya bagi ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba), dan baik untuk pertumbuhan produksi (daging dan susu). Oleh sebab itu, terangnya, IPB berusaha untuk menciptakan lahan yang dapat menghasilkan jenis hijauan makanan yang bergizi untuk pakan ternak. Selain itu lahan yang akan dikembangkan merupakan lahan pertanian terintegrasi, yang  juga berpotensi untuk wisata, perkebunan dan buah-buahan.
 
Sementara Vice President PT Antam (Persero) Tbk,  Agus Yulianto, MM menyampaikan, bahwa PT Antam Tbk terus berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan program kemitraan. Diantaranya melalui peningkatan kapasitas  sumberdaya manusia dan pengembangan pengelolaan sistem usaha mikro dan kerjasama dengan perguruan tinggi seperti IPB.
 
Nampak hadir dalam acara ini, antara lain Wakil Rektor bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis IPB, Prof.Dr.Hermanto Siregar; Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI Prof.Dr. Muladno; Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (BPKP5K) Drh. Sutrisno, MM; Danrem 061 Surya Kencana, Kolonel Fulad, M.Si; Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB Dr. Rinekso Soekmadi; Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) IPB Dr. Mohamad Yamin, Direktur Sumberdaya Manusia (SDM) IPB, Erlin Trisyulianti, S.TP,M.Si, Direktur Pengembangan Bisnis IPB, Dr. Yusli Wardiatno, dan Direktur Gunung Walat Education Forest, Dr. Nandi Kosmaryandi (Awl - ipb.ac.id)


Lihat Semua Berita >>

Protocol Kesehatan Covid-19 saat WFO Fapet IPB