Rektor Lepas Tim IPB Peduli ke Kelud

Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat yang terkena bencana, Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan berbagai kegiatan IPB Peduli berupa pengiriman bantuan kemanusiaan, program aksi pertanian dan penyelenggaraan trauma center bagi anak-anak. Bantuan kemanusiaan dikirimkan kepada masyarakat korban bencana banjir di daerah Pantura (Subang dan Indramayu) serta meletusnya Gunung Kelud. Untuk korban banjir, telah dikirimkan 200 paket sembilan bahan pokok, seratus paket alat tulis sekolah dan seratus dus pakaian layak pakai yang dibagikan di wilayah Kecamatan Losarang dan Kandang Haur serta Kecamatan Pamanukan.  Sementara itu, bantuan kemanusiaan yang sudah dan dikirimkan untuk korban meletusnya Gunung Kelud berupa masker, plastik terpal, makanan tambahan untuk anak dan kebutuhan lainnya.
 
Berkaitan program aksi pertanian di area meletusnya Gunung Kelud, Tim Peduli IPB memberangkatkan tiga tim yang terdiri dari Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Ternak (FKH), Tim Pemeriksa Kerusakan Lahan dan Tanaman (FAPERTA) dan Tim Pemantau Hewan Ternak (FAPET). Tim menggunakan mobil klinik yang dibekali peralatan bedah hewan, obat-obatan, peralatan untuk menganalisis kualitas tanah dan kondisi tanaman, membuat pakan ternak. Selain itu, dibawa sebanyak empat ton pakan ternak yang sudah difermentasi (hifer) dan dua ton konsentrat untuk membantu kebutuhan pakan di daerah terdampak (Kediri dan Malang). Ketiga Tim IPB Peduli ini diberangkatkan Prof Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, Rektor IPB pada Minggu (23/2) dihadiri Dekan FKH dan para sukarelawan yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan kembali peran IPB sebagai kampus rakyat untuk peduli terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama mereka yang terkena bencana. Apresiasi terhadap para relawan, juga disampaikan Rektor, atas aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Harapan juga disampaikan agar selama melakukan pengabdiannya di daerah bencana, para relawan dapat menjaga diri dan almamater IPB serta dapat mengambil hikmah untuk memperkokoh kepakarannya di bidang masing-masing.
 
Selain memberangkatkan ketiga tim tersebut, IPB Peduli juga akan menerjunkan relawan dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) yang mendirikan posko trauma center dan pemantauan tumbuh kembang anak. Kejadian bencana sangat memberi pengaruh kepada kondisi tumbuh kembang anak.  Kondisi trauma pada saat anak-anak dapat berdampak terhadap kualitas sumberdaya manusia.  Oleh karenanya, posko trauma center diharapkan dapat mengurangi dampak trauma dan memulihkan kondisi psikologis anak, sehingga kelak bisa tumbuh berkembang secara normal.
 
Koordinator Tim IPB Peduli, Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc yang juga Wakil Kepala bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB  berharap agar aksi kecil ini berkontribusi dalam meringankan penderitaan dan memulihkan kehidupan masyarakat  yang dapat menjadi amal soleh bagi kita semua.(Sumber: ipb.ac.id)


Lihat Semua Berita >>

Protocol Kesehatan Covid-19 saat WFO Fapet IPB