International Feed Seminar dan Student Meeting

Indonesia dan Malaysia memilki potensi yang sangat besar dalam pengembangan sapi di perkebunan sawit. Luas perkebunan sawit di Indonesia yang mencapai 7.5 juta ha dan di Malaysia 5 juta ha adalah sumber pakan potensial bagi ternak sapi. Dari aspek teknis intergrasi sapi di perkebunan sawit memberikan manfaat tidak hanya untuk ternak  namun juga bagi tanaman sawit itu sendiri. Dari sudut pandang ekonomi juga memberikan manfaat dalam menekan biaya pemeliharaan perkebunan sawit. Hal tersebut terungkap dalam acara International Feed Seminar (IFS).  Acara yag digelar oleh Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak (HIMASITER) pada hari Rabu (10/10) yang bertempat di Auditorium JHH menghadirkan para pembicara antara lain Mohammad Amizi  (Universitas Teknologi Mara, Perlis, Malaysia), A.R. Patrianov (Dinas Peternakan Prov Riau), I Made Jaya Adhi (Dinas Peternakan Kalimantan Timur). Acara ini dimoderatori oleh Despal (Dosen Fakultas Peternakan IPB). Sebagai Keynote speaker hadir Abdul Karnaen mewakili Direktorat Jenderl Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 250 orang peserta terdiri dari dosen, mahasiswa peternakan IPB serta 45 orang mahasiswa peternakan dari 15 Perguruan Tinggi se Indonesia. Pada siang harinya acara IFS ini dirangkai dengan acara pembentukan South East Asian Animal Science Student Network (SEAASS-Net), serta pada malam harinya diselenggaraan Culture Night. [intp]


Lihat Semua Berita >>

Pemira Dekan Fakultas Peternakan IPB 2020-2025

Protocol Kesehatan Covid-19 saat WFO Fapet IPB